spontan saya menoleh, lalu?

Salam damai sedulurku semua, semoga keberkahan selalu bersama kita.

spontan saya menoleh dan saya sedikit terkejut karena ternyata yang menepuk pundak saya adalah…

sebelum saya jawab atau lebih tepatnya saya lanjutkan, pertama-tama saya ucapkan terima kasih telah berkomentar.
Kepada sedulur yang komentarnya tidak baik walau saya tahu itu hanya sekedar bercanda sebagai salah satu tanda peseduluran , saya doakan kepada Tuhan setulusnya, semoga yang masih jomblo/lajang/belum laku segera mendapatkan pasangan yang diidam-idamkan, yang rejekinya sempit dan susah semoga diberikan jalan rejeki seluas-luasnya dan penuh keberkahan, yang sedang bersedih semoga selalu diberi kebahagiaan, yang belum mempunyai putra-putri semoga segera diberikan keturunan yang baik dan berguna untuk masyarakat, dan semua kebaikan-kebaikan yang tak dapat saya sebutkan satu-persatu.
Sedangkan yang berkomentar baik, saya persilahkan untuk berdoa sendiri dan jika berkenan, doakanlah saya 
Kemudian untuk kelanjutan kalimat tersebut dengan sangat terpaksa saya meminta maaf karena sampai saat ini saya masih belum menemukan jawaban/lanjutanya, Insya Allah dilain kesempatan jika saya sudah menemukan jawabannya, akan saya jawab sesegera mungkin. Matur nuwun

 

ujexx,

Yogyakarta 26/8/2014

Advertisements

apa ya?

hmmm… Jam dua pagi duduk sendiri di teras rumah sambil menikmati kepulan asap dan segelas kopi, terdengar suara katak ramai sekali entah mereka sedang bernyayi atau menyebut nama ilahi dengan bahasa yang mereka fahami sendiri, kucoba tak perduli dan abaikan apa yang terjadi tapi suara itu makin lama semakin merdu dihati.

Mungkinkah udara dingin ini dan semua suara itu menuju pada kesadaran yang hakiki yang hanya mampu difahami oleh sebagian hati yang tersenyum dalam sunyi?

ujexx
Yogyakarta 24 Juli.

temani kepada Guru Sejati

ImageBiarlah anak-anakmu belajar kepada Guru Sejati yaitu Dia penguasa semesta alam. jangan sok tahu dan jangan merasa mampu mengajari dan menjadi guru anak-anakmu karena dia bukanlah dirimu dan sehebat apapun dirimu… kau tak akan mampu.

anak-anakmu selalu unik dan luar biasa dengan segala kelebihan yang diberikan olehNya. anak-anakmu selalu berjalan mencari cahaya, jangan kau halangi langkahnya karena jalanmu dengan jalannya bisa saja berbeda.

lihatlah ia, ikutilah dia, dampingilah dia, temanilah dia menemukan cahaya dan berdoalah semoga kelak kalian menemukan cahaya yang sama dan jangan sekali-kali kau bentuk dia sesuai dengan keinginanmu.

sekali lagi.. temukanlah dia menemukan cahaya…

ujexx,

Banguntapan 25 Juni 2014

Menapaki jalan sunyi seakan tak bertepi
Terkadang terasa lelah hati
Mencarimu kekasih

Terkadang kebimbangan juga menghampiri
Bertanya kepada sunyi
Dimana engkau kekasih apakah kau disana
Atau sesungguhnya kau telah disini
Selalu menemani kemanapun aku pergi

Akankah kelak kita berjumpa
Dalam puncak rinduku yang selalu kubawa

Belum terpikir untuk memberi judul,

Tulislah apa yang ada dikepalamu karena jika tidak, apa saja ide-idemu yang sangat luar biasapun akan berakhir percuma dan lagi siapa tahu idemu itu sesuatu yang bermanfaat untuk orang banyak, walau hanya masih sebatas ide saja…

Kurang lebih begitu yang pernah kubaca disebuah artikel yang entah apa judulnya dan entah siapa penulisnya.

Suatu kali aku pernah juga ditanya bagaimana caranya menulis dan kujawab, entah.. Aku tak tahu, akupun tak tahu bagaimana menulis yang baik dan benar apalagi yang bermanfaat untuk orang lain. Sepertinya tidak mungkin bisa tapi jika hanya menulis sesuatu yang aku lihat disekitarku mungkin aku sedikit bisa, tentunya dengan gaya bahasaku yang entah benar atau salah menurut aturan baku bahasa indonesia yang baik dan benar.

Nah bicara baik dan benar sepertinya aku ingat sesuatu yang diucapkan cak nun, bahwa baik dan benar itu tidaklah lengkap jika tidak disertai dengan indah.. Iya indah. Sebagai contoh sederhananya mungkin sholat. Mempunyai niat sholat tentu saja baik, kemudian jika dilakukan sesuai dengan aturan maka akan bertambah menjadi benar namun tidaklah lengkap jika tidak bisa dilakukan dengan khusu dan khusu inilah bentuk keromantisan antara makhluk dan tuhannya yang dalam hal ini mempunyai/menempati nilai keindahan…

Dan masih banyak lagi contoh-contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang mengharuskan kita untuk baik, benar dan indah

Salam,

ujexx

kyai dan dosa

Sebelum panjang lebar saya memulai tulisan yang kacau ini, saya hanya ingin menyampaikan bahwa apapun yang akan anda baca pada baris baris selanjutnya adalah hanya pendapat saya saja. Seperti halnya pendapat pendapat yang lain, bisa saja benar dan bisa juga salah karena memang tulisan singkat ini tidak melalui riset/penelitian yang rumit, mendetail dan lama.

Setiap hari kita lihat berita diberbagai media atau mungkin kita jumpai kejadian atau hal hal yang sifatnya buruk, semisal perampokan, pembunuhan, pencurian, perselingkuhan dan masih banyak lagi dan mungkin setiap harinya semakin meningkat. Ironisnya, setiap hari juga kita dijejali dengan berbagai hal yang sifatnya ceramah keagamaan dan petuah-petuah kebajikan baik ditelevisi maupun diberbagai media dan tak ketinggalan diberbagai sosial media. Bisa dikatakan semua hal-hal baik tersebut tak bisa mengatasi kondisi yang terjadi atau setidaknya mengurangi secara nyata.

Ada yang salah?, itu pasti. Lalu apa yang salah? Ya entahlah… 😀

Jika saya mengutip kata-kata kiai itu, mungkin seperti.. Ah sudahlah, saya bahas lain kali saja 🙂

Nah, kembali ketopik diatas kenapa tak berhasil atau setidaknya mengurangi. Salah satu penyababnya adalah adanya komunikasi yang hanya searah, begini maksud saya, hampir semua acara-acara baik itu ceramah keagamaan maupun motivasi hanya menyajikan kata-kata indah dan terkadang menakutkan dari narasumber yang dikutip dari dalil-dalil tanpa ada proses diskusi dan mengajak berpikir ke hal yang paling mendasar dari suatu masalah. Seperti ini contohnya, ‘janganlah mendekati zina karena itu dosa besar dan sangat dimurka Tuhan’ atau ‘jangan mencuri, itu dosa’.
Apa yang terpikir oleh anda jika mendengar kedua contoh diatas?, setuju, Mengiyakan, menganggap bahwa kalimat diatas bagus sekali?

Jika anda mengiyakan atau setuju, maaf sepertinya kita berbeda pendapat. Kalimat diatas menurut saya adalah kalimat yang sangat konyol dan tidak perlu, tidak usah membayar mahal seorang ustad atau motivator jika hanya untuk mendengar kalimat-kalimat seperti itu dan sejenisnya dan mungkin saya yang tak memiliki pengetahuan dan keilmuan apa apa saja sudah cukup dan mahir jika hanya untuk berkata (sok) bijak.
Kenapa? Jawabannya sederhana, tidak usah diberi tahu jika mencuri atau zina itu dosa, melanggar norma agama dan sosial serta hukum, semua orang juga sudah tahu.

Lalu bagaimana pemecahannya? Sayang sekali dengan sangat terpaksa tidak ada! Kita tak akan mampu mengubah segala sesuatu yang seolah sudah menjadi kebenaran secara umum. Yang bisa kita lakukan hanya sebisa mungkin untuk tidak melakukan hal-hal buruk yang saya sebutkan diatas dan jika itu bisa, secara tidak langsung kita sudah berhasil mengubah keadaan 🙂

Maaf tulisan ini terputus karena service motor saya sudah selesai dan hari ini coba saya lanjutkan kembali ternyata tidak sebaik ide saya pada awalnya dan saya kesulitan untuk merangkai kata katanya 🙂 dan saya juga lupa menerapkan mind mapping sebelum menulisnya, ah mind mapping, apa itu? Lain kali kita bahas jika anda tertarik.. Hahaha…

Salam hangat,

ujexx

bbm ditulisan keren!

Dutilisan yang keren ini saya akan menginformasikan hal-hal yang mungkin tidak anda ketahui atau sulit untuk anda ketahui jika anda tidak cukup sakti dalam ilmu IT, keren khan pembukanya Hahaha…
Tulisan ini dibuat menggunakan fitur word to go yang ada di blackberry saya, diwaktu malam yang tidak begitu terang karena lampu teras rumah kebetulan mati sejak beberapa hari ini dan dengan rasa nyeri dipunggung saya yang entah apa penyebabnya.

Perlu saya informasikan juga bahwa tulisan ini dapat anda baca melalui komputer anda dengan menggunakan browser google chrome, mozilla firefox, opera dan internet explorer, bisa juga anda baca menggunakan browser bawaan blackberry, android, windows phone atau apapun juga yang bisa menghubungkan anda dengan internet.

Tentu masih segar dalam ingatan kita bahwa beberapa waktu yang lalu blackberry melepas produk andalannya yang selama ini cukup ekslusif dan hanya bisa digunakan di balckberry yaitu blackberry messenger ke handphone atau perangkat lainnya yang berbasis Android dan iOS. Dikalangan pengguna sendiri, hal itu menjadi pro kontra yang ramai dibicarakan diberbagai media terutama media yang berbasis internet/dunia maya, selain itu banyak juga spkeluasi yang berkembang dengan dilepaskannya fitur yang selama ini bisa disebut ekslusif tersebut.

Bagi yang selama ini fanatik dengan Android tidak sedikit yang berkomentar sinis dan merendahkan walau disaat yang sama mereka juga beramai-ramai berusaha mendownload aplikasi tersebut. Angka pastinya saya tidak mengetahui, tapi dari efek yang ditimbulkan yanitu server blackberry sempat down, tak dapat dipungkiri bahwa banyak sekali yang berusaha untuk menggunakan aplikasi tersebut dan tentunya bukan dari pengguna blackberry khan?

Konyol? Saya kira iya, tapi tak apalah saya juga tidak mengurusi itu dan itu adalah hak mereka. Bagi yang sampai saat ini belum bisa menggunakan aplikasi blackberry messenger di perangkat Android dan iOSnya silahkan saja dicoba terus, mudah mudahan berhasil. Bagi yang sudah, silahkan dinikmati..

Nah, seperti yang saya sebutkan diawal tulisan ini bahwa tulisan ini sangat keren, saya berharap bahwa andapun termasuk orang-orang yang keren yang mampu memahami point utama yang ingin saya sampaikan disini dan tidak terjebak pada pemikiran yang terkotak-kotak dan kaku.

Yang ingin saya sampaikan adalah, apapun perangkat yang anda gunakan dan browser yang anda gunakan, baik itu blackberry, android, iphone, tab, komputer dan berbagai merk hanphone china lainnya, bukankah yang menjadi alasan utama penggunaan semua perangkat tersebut adalah komunikasi… Atau lebih tepatnya berkomunikasi!. Apapun jenis perangkat yang anda gunakan selama bisa berkomunikasi dan mampu menyampaikan maksud anda kepada seseorang atau sekelompok orang yang anda tuju dan sebaliknya, bukankah itu sudah cukup dan tujuan dari komunikasi tersebut sudah tercapai.

Atau mungkin anda masih berfikir bahwa penggunaan berbagai jenis perangkat tersebut untuk memenuhi gengsi? Jika iya, ya tidak apa apa juga, itu mutlak hak anda Hahaha…

Yang tidak perduli perangkat & browser yang anda gunakan,

Ujexx