spontan saya menoleh, lalu?

Salam damai sedulurku semua, semoga keberkahan selalu bersama kita.

spontan saya menoleh dan saya sedikit terkejut karena ternyata yang menepuk pundak saya adalah…

sebelum saya jawab atau lebih tepatnya saya lanjutkan, pertama-tama saya ucapkan terima kasih telah berkomentar.
Kepada sedulur yang komentarnya tidak baik walau saya tahu itu hanya sekedar bercanda sebagai salah satu tanda peseduluran , saya doakan kepada Tuhan setulusnya, semoga yang masih jomblo/lajang/belum laku segera mendapatkan pasangan yang diidam-idamkan, yang rejekinya sempit dan susah semoga diberikan jalan rejeki seluas-luasnya dan penuh keberkahan, yang sedang bersedih semoga selalu diberi kebahagiaan, yang belum mempunyai putra-putri semoga segera diberikan keturunan yang baik dan berguna untuk masyarakat, dan semua kebaikan-kebaikan yang tak dapat saya sebutkan satu-persatu.
Sedangkan yang berkomentar baik, saya persilahkan untuk berdoa sendiri dan jika berkenan, doakanlah saya 
Kemudian untuk kelanjutan kalimat tersebut dengan sangat terpaksa saya meminta maaf karena sampai saat ini saya masih belum menemukan jawaban/lanjutanya, Insya Allah dilain kesempatan jika saya sudah menemukan jawabannya, akan saya jawab sesegera mungkin. Matur nuwun

 

ujexx,

Yogyakarta 26/8/2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s