berTuhan atau Ritual?

tulisan pagi yang penuh dengan kesombongan, keangkuhan dan kebusukan hati dan fikiran yang entah sampai kapan terus bersemayam, merasa diri lebih baik dan lebih suci tanpa perbuatan keburukan yang nyata tapi penuh kenistaan dalam hati. dan cukuplah sampai disini pembuka tulisan aneh ini.

ayo kemasjid sholat, ayo ke gereja, ayo ke pura dan masih banyak lagi ucapan ucapan serupa yang pada intinya mengajak pada kebaikan. setiap harinya tak kurang jumlah manusia yang bersujud yang mengadu pada Tuhan, yang menjadi pertanyaan adalah.. benarkah dengan penuh kekhusukan berseru pada tuhan, atau hanya sebatas ritual.. yah ritual!. ritual yang membuatnya terlihat baik dimata manusia.

pelecehan, selingkuh, perampukan, penipuan dan lain sebagainya kian hari kian marak yang kesemuanya dilakukan oleh orang yang mengak berTuhan… entah Tuhan yang mana?

masih pantaskah menyebut diri dan merasa mengenal Tuhan? atau hanya bangga dengan ritual-ritual atas nama Tuhan?


sahabat pagimu,

ujexx