Dinginkah kita..?

hari ini berjalan begitu panas, sepanas jalanan Jogja yang aku telusuri dengan Si mungil merahku hingga menjelang sore hari yang tiba tiba saja berubah menjadi dingin, sedingin tatapn, sikap dan hatiku sobat..

seolah terdampar disebuah pulau yang terpencil, seolah ada yang hilang dari jiwaku ketika aku menikmati dinginnya tetesan air hujan disebelah kantor hijau itu, hingga tak sabar kunanti, kuterjang hujan yang terus membasahi tubuh dan jiwaku yang kering oleh panasnya ketidakpastian dunia.

sesampainya disebuah perempatan, semua mata seakan kedepan menanti detik-detik merah segera berganti hijau dan segera melesat membelah hujan, tangan-tangan kecil dan lemah yang menengadah tak sedikitpun membuat hati goyah…

Dinginkah hati kita wahai sahabat? atau tlah mengeras bagai batu…?

yang sedang kedinginan hati, jiwa dan tubuhnya,

ujexx lancelot

Advertisements

4 thoughts on “Dinginkah kita..?

    • dimananya?
      aku cuma menulis tentang apa yang kulihat sehari hari saja bro…, tapi karena dalam sehari itu banyak yang kulihat tentunya ngga semua bisa aku tulis, tapi setidaknya aku ngga menulis tentang hal-hal yang sepele dan sangat tidak penting, seperti pindah kost, mumet ndasku, atau sambel apa yang kumakan hari ini.. hahaha, apakah tulisan diatas lebay….? mari kita fikirkan lagi siapa yang lebay…. :D, lucu juga…

      Umar bin khatab menangis saat mendengar cerita ibu yang anaknya kelaparan, kalo itu dianggap lebay, betapa lebaynya manusia semulia beliau….

      sorry tulisan kita memang beda arah dan tujuan…
      salam.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s