Rahasia yang terlewatkan

Hmm.. judul yang cukup menarik bukan? šŸ™‚
tapi sebelum Ā aku menulis lebih jauh tentang sesuatu yang sering Ā terlintas dikepalaku ini, aku hanya ingin berpesan bahwa yang akan aku tulis ngga akan semenarik yang kamu bayangkan.. percayalah sobat.
Continue reading

Advertisements

bicaralah, dengarlah dan lihatlah dengan?

dijaman yang persaingan semakin pesat ini, terkadang ada beberapa hal yang terlupakan….

apakah..?

Semakin banyak orang yang berkomunikasi hanya lewat kata kata yang diucapkan maupun dituliskan, ketika mendengar atau melihat sebuah kata langsung diterjemahkan secara harafiah tanpa berusaha memahami makna yang ingin disampaikan, makna yang lebih dalam, makna yang sesungguhnya.

Sebagai contoh, ketika membaca kata curhat, sebagian orang langsung berfikir pada sebuah hubungan yang melibatkan pasangan, padahal kata curhat sendiri memiliki arti yang sangat luas jika diterjemahkan, ketika mendengar kata tentang kekerasan hanya akan langsung berfikir tentang anarkisme, tanpa berfikir lebih jauh bahwa yang ingin disampaikan hanyalah ungkapan ketidak cocokan terhadap sesuatu.

Apalah semua itu benar dan memang seperti itu makna sesunguhnya yang ingin disampaikan?, ya.. mungkin sebagian benar, tapi tentunya, ketika semua itu difahami secara harafiah, maka apa yang ingin disampaikan tidaklah sesuai dengan apa yang diharapkan.

Mungkin, segala sesuatu yang terucap, hanyalah beberapa persen dari apa yang ingin disampaikan.

lalu bagaimana memahami makna yang memang benar ingin disampaikan secara utuh dan benar.

Mungkin juga jawabannya cukup singkat, ā€œjanganlah selalu berbicara lewat kata kata dari bibir saja, janganlah selalu mendengar suara hanya dengan telinga, janganlah selalu melihat dengan mata, karena semua itu dapat menipu, tapi berusahalah untuk berbicara, mendengar dan melihat dengan Hati, dimana didalamnya terdapat sebuah kebenaran sejatiā€

Yang selalu berusaha berbicara, mendengar dan melihat

U jexx lancelot

apa itu kesempurnaan?

pernahkah anda mengeluh dengan kondisi anda?

pernahkah anda merasa tidak sempurna?

pernahkah suatu ketika anda melihat orang orang yang sepertinya sangat beruntung dalam hidup ini, memiliki segalanya, harta yang melimpah, wajah yang sempurna, dan semua keindahan keindahan lainnya.

mungkin anda akan berkata, “betapa enaknya hidupnya “”betapa sempurnanya hidupnya” dan lain lain yang membuat anada merasa semakin jauh dibawah dan pada akhirnya anda hanya mampu mengeluh dan meratapi nasib anda.

suka tidak suka, ya seperti itulah kenyataan hidup, seperti halnya ada siang dan malam, ada hitam dan putih, semuanya saling melengkapi satu dengan yang lain.

tentunya kehidupan ini akan sangat membosankan jika semunya sama dan telah sempurna pada awalnya.

lalu apa hubungannya dengan kesempurnaan?

jawabannya singkat “kesempurnaan itu hanya akan anda dapatkan ketika apa yang anda miliki berbanding lurus dengan rasa syukur anda, apapun dan bagaimanapun itu”

so.. masih mau mengeluh…?

yang lagi puyeng,

U jexx lancelot